Lintaskontainer.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmen kuat untuk melanjutkan berbagai proyek warisan baik dari gubernur sebelumnya. Dalam berbagai kesempatan kampanye dan diskusi publik menjelang Pilkada 2024, Pramono kerap menyoroti capaian infrastruktur seperti Monorel, MRT, LRT, hingga revitalisasi Jakarta International Stadium (JIS). Lalu, apa saja yang akan dilanjutkan dan bagaimana rencananya? Simak penjelasan lengkap berikut ini.
Monorel, MRT, LRT: Infrastruktur Transportasi yang Akan Diteruskan
Pramono menilai pembangunan jalur Monorel (khususnya rute Kuningan–Cempaka Putih dan rencana ekspansi ke Bekasi) serta perluasan MRT dan LRT merupakan warisan penting yang tidak boleh terhenti. Oleh karena itu, ia berjanji akan mempercepat penyelesaian tahap lanjutan Monorel serta mengintegrasikan sistem transportasi massal (MRT, LRT, KRL, TransJakarta, dan Monorel) menjadi satu kartu pembayaran terpadu. Selain itu, ia juga menargetkan penambahan gerbong dan frekuensi agar kepadatan penumpang berkurang signifikan pada 2027–2029.

Baca Juga
Link TV Viral Live Blogspot Com Nonton Gratis: Simak Bahayanya!
Jakarta International Stadium (JIS): Akan Dijadikan Pusat Olahraga & Hiburan
Salah satu yang paling sering disebut Pramono adalah JIS. Ia menegaskan stadion berkapasitas 82.000 penonton itu harus tetap menjadi kebanggaan Jakarta, bukan malah “dibiarkan mangkrak” atau dialihfungsikan. Pramono berjanji akan melanjutkan pengelolaan JIS sebagai venue olahraga kelas dunia sekaligus pusat hiburan dan konser internasional. Ia juga menargetkan JIS bisa menggelar konser musisi global secara rutin serta menjadi home base timnas Indonesia U-23 dan senior.
Janji Lain yang Disebut sebagai “Warisan Baik”
- Program revitalisasi Kali Ciliwung dan waduk (lanjutan normalisasi banjir)
- Pengembangan 10 Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru di Jakarta Utara dan Timur
- Pembangunan Rusunawa terintegrasi dengan transportasi umum
- Penguatan JakLingko sebagai transportasi terintegrasi termurah di Asia Tenggara
Menurut Pramono, semua proyek tersebut sudah memiliki studi kelayakan dan anggaran dasar yang kuat. Ia hanya perlu melanjutkan, mempercepat, dan menyempurnakan.
Baca Juga
Link Aplikasi Live Bar Bar Terbaru, Simak Cara Download Aman di Sini!
Janji Pramono mendapat respons beragam. Pendukungnya mengapresiasi sikap tidak “mengulang dari nol” dan fokus pada kelanjutan pembangunan. Namun, lawan politik menilai pernyataan itu terlalu umum dan kurang inovasi baru. Meskipun demikian, survei internal beberapa lembaga menunjukkan isu “melanjutkan pembangunan yang sudah baik” menjadi salah satu daya tarik utama Pramono di kalangan pemilih menengah ke bawah Jakarta.
Pramono Anung tampil sebagai sosok yang ingin melanjutkan warisan infrastruktur besar era sebelumnya sambil memperbaiki kekurangan yang ada. Dengan menonjolkan Monorel, MRT-LRT, dan JIS sebagai ikon kebanggaan Jakarta, ia berharap mendapat dukungan luas dari warga ibu kota. Apakah janji ini cukup meyakinkan pemilih? Hanya waktu dan hasil Pilkada yang akan menjawab.
Baca Juga: Mulai 13 Maret, Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Saat Mudik Lebaran 2026











