Lintaskontainer.co.id – Doa Nabi Yunus AS, yang dikenal sebagai doa Dzun Nun, menjadi salah satu amalan paling mustajab dalam Islam. Doa ini dipanjatkan Nabi Yunus saat terjebak di perut ikan paus dalam kegelapan berlapis, sebagaimana tertulis di Al-Quran Surah Al-Anbiya ayat 87. Allah SWT langsung mengabulkannya dan menyelamatkannya dari kesedihan besar.
Pertama, bacaan doa Nabi Yunus lengkapnya: لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minazh-zhalimin). Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Baca Juga
SPMB Jawa Barat 2025, Simak Cara Daftar SMA/SMK/SLB!
Selanjutnya, doa ini mengandung tiga elemen utama: tauhid (pengakuan keesaan Allah), tasbih (memuji kesucian-Nya), dan istighfar (pengakuan dosa). Hadits Rasulullah SAW menyatakan, doa ini tidak akan ditolak jika dibaca seorang Muslim dengan ikhlas dalam kesulitan apa pun (HR Al-Hakim).
Kemudian, keutamaannya luar biasa: dikabulkan hajat, dimudahkan urusan, diampuni dosa, mendapat ketenangan hati, serta perlindungan dari musibah. Banyak ulama menyarankan mengamalkannya saat menghadapi masalah berat, hutang, penyakit, atau kegelisahan.
Baca Juga
Contoh Teks Anekdot Singkat dan Lucu Beserta Strukturnya: Inspirasi untuk Pelajar!
Oleh karena itu, cara mengamalkannya sederhana namun istiqamah: baca setelah shalat fardhu (terutama Subuh atau Isya), di waktu mustajab seperti sepertiga malam akhir, atau saat dalam kesulitan. Beberapa amalan populer: baca 40 kali setiap malam selama 40 hari untuk hajat khusus, atau jadikan zikir harian 100-1000 kali dengan khusyuk dan keyakinan penuh.
Selain itu, bacalah dengan penuh penyesalan dan tawadhu, seperti Nabi Yunus yang mengakui kesalahannya. Hindari riya’ agar doa lebih diterima.
Akhirnya, amalkan doa Nabi Yunus ini secara rutin untuk mendekatkan diri kepada Allah. Semoga segala kesulitan dilapangkan dan hajat terkabul.











