Lintaskontainer.co.id – Kalender Jawa (atau sering disebut kalender weton) masih sangat hidup di masyarakat Indonesia, terutama di Jawa. Banyak orang menggunakan kalender ini untuk menentukan hari baik, memilih tanggal pernikahan, membuka usaha, hingga meramal kecocokan jodoh.
Tahun 2026 dalam kalender Jawa jatuh pada tahun Alip (tahun pertama dalam windu 8 tahunan) dan siklus pasaran masih berputar seperti biasa: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon.

Baca Juga
Santet Segoro Pitu: Misteri dan Fenomena yang Kembali Viral
Apa yang Membuat Kalender Jawa Masih Relevan di 2026?
- Masyarakat Jawa masih percaya weton menentukan nasib dan energi harian
- Banyak pernikahan, khitanan, dan acara besar tetap memilih hari baik berdasarkan weton
- Ramalan weton tetap populer di TikTok, Instagram, dan YouTube (ratusan ribu views per video)
- Beberapa perusahaan bahkan menggunakan weton untuk memilih hari launching produk
- Tradisi primbon Jawa tetap diajarkan turun-temurun di desa-desa
Cara Hitung Weton Sendiri (Mudah & Akurat)
- Tulis tanggal lahir lengkap (contoh: 15 Maret 1998)
- Cari hari dalam kalender Masehi (15 Maret 1998 jatuh pada hari Minggu)
- Cari pasaran Jawa pada tanggal tersebut (15 Maret 1998 = Pahing)
- Gabungkan: Minggu Pahing
- Hitung neptu: Minggu = 5, Pahing = 9 → Total neptu = 14
Neptu Hari: Senin 4 – Selasa 3 – Rabu 7 – Kamis 8 – Jumat 6 – Sabtu 9 – Minggu 5 Neptu Pasaran: Legi 5 – Pahing 9 – Pon 7 – Wage 4 – Kliwon 8
Baca Juga
Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Simak Besaran Terbaru
Fakta Menarik Kalender Jawa 2026
- Tahun 2026 adalah tahun Alip – dianggap tahun awal siklus baru, cocok untuk memulai usaha besar
- Hari baik terbanyak jatuh pada pasaran Kliwon dan Pon
- Bulan Suro (Muharram) 2026 jatuh pada Agustus – bulan yang dianggap sakral dan penuh energi spiritual
- Banyak pasangan muda 2026 memilih weton untuk tanggal pernikahan agar “cocok jodoh”
- Aplikasi weton dan primbon digital kini sudah diunduh jutaan kali di Play Store
Kalender Jawa bukan sekadar hitungan hari, melainkan warisan budaya yang masih sangat hidup. Bagi sebagian orang, weton adalah panduan hidup. Bagi sebagian lain, sekadar hiburan dan tradisi keluarga. Mau percaya atau tidak, yang pasti kalender Jawa tetap jadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Indonesia.
Apa weton kamu? Coba hitung sendiri dan bandingkan dengan primbon favoritmu!
Baca Juga: Niat Puasa Syawal: Bacaan Lengkap, Waktu, dan Keutamaannya











