Lintaskontainer.co.id, Jakarta, 30 Januari 2026 – Tragedi maut kembali terjadi di Tol Ciawi-Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (9 Januari 2026) pukul 14.20 WIB. Sebuah truk trailer bermuatan pasir kelebihan beban sekitar 12 ton kehilangan kendali, menabrak tiga kendaraan lain dan menewaskan lima orang di tempat kejadian. Polisi mengungkap kelebihan muatan menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.
Kronologi Kecelakaan
Menurut keterangan saksi dan rekaman CCTV Tol Ciawi:

Baca Juga
Finn Bramasta, Simak Profil Lengkap!
- Truk trailer bernopol B 1234 ABC melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi dengan kecepatan tinggi.
- Di KM 58+200 jalur A, truk diduga mengalami rem blong akibat beban berlebih (estimasi muatan 38 ton, melebihi kapasitas 26 ton).
- Truk oleng ke kanan, menabrak Avanza yang melaju pelan di depan.
- Tabrakan beruntun terjadi: Avanza terpental, truk lanjut menabrak pickup dan motor yang berada di lajur kanan.
- Kelima korban tewas di tempat, sementara 8 orang luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD Ciawi dan RS Sentra Medika.
Korban dan Kondisi Terkini
Korban meninggal dunia:
- Sopir Avanza (inisial R, 42 tahun)
- 3 penumpang Avanza (keluarga)
- Sopir pickup (inisial S, 35 tahun)
Sopir truk selamat dengan luka ringan dan saat ini ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga
Purbaya Ganti Pejabat Bea Cukai di 5 Pelabuhan Ini: Langkah Tegas Lawan Penyelundupan
Hasil Pemeriksaan Awal
Petugas Satlantas Polres Bogor mengungkap:
- Truk kelebihan muatan sekitar 12 ton dari batas maksimal.
- Tidak ada surat muatan resmi (surat jalan fiktif).
- Rem truk aus parah, diduga jarang servis.
- Sopir positif tes urine menggunakan sabu-sabu (tes urine sementara).
Polisi menyita truk dan muatan pasir sebagai barang bukti. Kasus dijerat Pasal 310 ayat (4) jo Pasal 312 UU LLAJ jo Pasal 310 ayat (2) UU LLAJ dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Kecelakaan ini kembali menyoroti bahaya truk kelebihan muatan dan kelalaian pengemudi di jalan tol. Aparat kepolisian dan Dishub diimbau tingkatkan razia truk ODOL (over dimension over loading) di jalur tol dan arteri. Semoga korban luka segera pulih dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
Baca Juga: Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Direktur Jenderal BI, Rupiah Langsung Menguat!











