JabodetabekKecelakaan

Evakuasi Korban Longsor Bantargebang: Kronologi Lengkap dan Update Terkini

1
×

Evakuasi Korban Longsor Bantargebang: Kronologi Lengkap dan Update Terkini

Share this article
Evakuasi Korban Longsor Bantargebang
Evakuasi Korban Longsor Bantargebang

Lintaskontainer.co.id – Tragedi mencekam terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSTBantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Gunungan sampah setinggi sekitar 50 meter di Zona 4 longsor pada Minggu (8/3/2026) pukul 14.30 WIB.

Akibatnya, evakuasi korban longsor Bantargebang masih berlangsung hingga Senin (9/3/2026), dengan 5 orang tewas dan beberapa masih dicari. Oleh karena itu, peristiwa ini kembali menyoroti bahaya pengelolaan sampah open dumping.

Evakuasi Korban Longsor Bantargebang
Evakuasi Korban Longsor Bantargebang
Baca Juga

Implikasi Aturan Pungutan Ekspor Sawit: Tarif CPO Naik Jadi 12,5%, Simak Penjelasannya!

Kronologi Lengkap Longsor TPST Bantargebang

Peristiwa bermula saat puluhan truk sampah mengantre untuk membongkar muatan di area pembuangan. Tiba-tiba, tumpukan sampah raksasa longsor secara mendadak. Sehingga, longsoran menimbun 5 unit truk sampah, 1 warung makan, dan beberapa korban yang berada di lokasi. Pertama-tama, warga mendengar teriakan peringatan, tapi longsor terjadi begitu cepat hingga menutup akses jalan dan aliran kali di sekitar. Di samping itu, material sampah mencapai ketinggian puluhan meter, membuat evakuasi sulit.

Selain itu, korban awal ditemukan adalah sopir truk dan pemilik warung (termasuk dua perempuan). Hingga Senin siang, tim SAR menemukan korban tewas kelima (laki-laki). Namun, 4-5 orang lainnya masih dalam pencarian. Tim gabungan—BPBD DKI Jakarta, BPBD Bekasi, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan mengerahkan 15-20 unit ekskavator serta 300+ personel untuk membuka timbunan.

Baca Juga

Chord Gitar Sinarengan – Denny Caknan ft Bella Bonita (Versi Mudah & Lengkap)

Update Evakuasi dan Dampak

Akibatnya, Zona 4 ditutup sementara untuk memperlancar pencarian. Sebab, proses evakuasi memerlukan kehati-hatian agar tidak menimbulkan longsor susulan. Oleh karena itu, keluarga korban seperti ibu yang histeris mencari anaknya menjadi sorotan emosional. Di sisi lain, KLH menyoroti bahaya open dumping sebagai penyebab berulangnya longsor di Bantargebang.

Dengan demikian, evakuasi korban longsor Bantargebang ini menjadi pengingat mendesak reformasi pengelolaan sampah. Pemerintah diminta tingkatkan pengawasan dan percepat transisi ke sistem modern. Pantau terus update doa terbaik untuk korban dan keluarga yang ditinggalkan. Semoga proses evakuasi segera selesai!

Baca Juga: Ini Cara Mudah dan Cepat Download MP3 TikTok di SnapTik