Lintaskontainer.co.id – Kapal Motor (KM) Samudra yang mengangkut muatan ikan sebanyak 50 fiber dilaporkan tenggelam di Perairan Anak Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Senin (2/2/2026) sore. Kejadian ini terjadi akibat kebocoran pada lambung kapal yang disebabkan hantaman gelombang tinggi, namun seluruh awak kapal berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa.
Empat awak kapal (termasuk nahkoda) berhasil dievakuasi oleh Satpolairud Polres Bintan setelah mengapung di laut sekitar satu jam. Mereka dalam kondisi selamat dan sehat setelah mendapat pertolongan pertama.

Baca Juga
Persija Jakarta Menang Tipis 1-0 atas Madura United
Kronologi Kejadian
- Waktu & Lokasi: Insiden terjadi sekitar pukul 17.00–18.00 WIB di antara Perairan Anak Lobam dan Perairan Tekulai, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan. Kapal dalam perjalanan menuju Batam dengan muatan ikan segar.
- Penyebab: Kebocoran di lambung kanan kapal kayu berlapis fiber, kemungkinan akibat hantaman gelombang tinggi. Awak kapal panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan mengapung menggunakan fiber ikan sebagai pelampung darurat.
- Pelaporan & Penyelamatan: Laporan diterima Satpolairud Polres Bintan pukul 18.40 WIB. Tim langsung bergerak dengan kapal patroli dan berhasil menemukan keempat kru yang mengapung di laut. Evakuasi dilakukan cepat, kru dibawa ke darat untuk pemeriksaan kesehatan.
- Identitas Awak Kapal:
- Suhaidi (49) – Nahkoda
- Usman (49) – ABK
- Sadri Ardyansyah (23) – ABK
- Nasrun (58) – ABK
- Muatan & Kerugian: Kapal membawa 50 fiber ikan yang hilang tenggelam bersama kapal. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian material signifikan bagi pemilik kapal.
Baca Juga
Emas 24 Karat Berapa Harganya Hari Ini? Simak Penjelasan Lengkap!
Keterangan Polisi & Upaya Pencegahan
Kapolres Bintan AKBP [nama kapolres terkini] melalui Satpolairud menyatakan bahwa penyelamatan berjalan lancar berkat respons cepat tim. “Kami mengimbau nelayan selalu memeriksa kondisi kapal sebelum berlayar, terutama saat musim gelombang tinggi,” ujar petugas.
Insiden ini menjadi pengingat bahaya laut di wilayah Kepri yang sering dilanda cuaca ekstrem. Pihak berwenang sedang menyelidiki lebih lanjut penyebab kebocoran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Seluruh awak KM Samudra kini dalam kondisi baik dan telah kembali ke keluarga. Tidak ada laporan cedera serius. Masyarakat diimbau waspada saat beraktivitas di laut.
Baca Juga: Banjir Bekasi Meluas: 49 Desa Terendam, 6.805 Jiwa Mengungsi











