Logistik

Pelindo dan Aptrindo Terapkan STID untuk Efisiensi Logistik Pelabuhan

4
×

Pelindo dan Aptrindo Terapkan STID untuk Efisiensi Logistik Pelabuhan

Share this article
Pelindo dan Aptrindo Terapkan STID untuk Efisiensi Logistik Pelabuhan
Pelindo dan Aptrindo Terapkan STID untuk Efisiensi Logistik Pelabuhan

Lintaskontainer.co.id, Jakarta, 2 April 2025PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) bersama Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) resmi menerapkan Single Truck Identification Data (STID) di seluruh terminal pelabuhan yang dikelola Pelindo.

STID merupakan sistem digitalisasi identitas kendaraan angkutan barang yang bertujuan untuk menggantikan sistem manual sebelumnya. Dengan penerapan STID, setiap truk yang beroperasi di area pelabuhan akan memiliki identifikasi unik yang tersimpan dalam sistem terintegrasi.

Baca Juga

NPCT-1 Tanjung Priok Siap Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan dengan Teknologi Modern

Pelindo dan Aptrindo Terapkan STID untuk Efisiensi Logistik Pelabuhan
Pelindo dan Aptrindo Terapkan STID untuk Efisiensi Logistik Pelabuhan

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang, mencegah pungutan liar, dan mempercepat proses bongkar muat barang.

Ketua Umum Aptrindo, Gemilang Tarigan, menyatakan bahwa STID menjadi solusi efektif dalam menciptakan sistem logistik yang lebih transparan.

Baca Juga

Pelindo Solusi Logistik Pastikan Layanan Optimal Selama Libur Lebaran 2025

“Dengan sistem ini, setiap kendaraan yang masuk ke terminal Pelindo akan lebih mudah terpantau dan tercatat secara digital. Ini akan meningkatkan efisiensi dan mengurangi hambatan operasional di pelabuhan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menambahkan bahwa sistem STID sejalan dengan upaya pemerintah dalam menerapkan digitalisasi di sektor logistik nasional. “Pelabuhan yang modern membutuhkan sistem yang terintegrasi dan berbasis digital agar lebih efisien serta mampu bersaing di tingkat global,” katanya.

Pelaksanaan STID sudah mulai diterapkan di beberapa pelabuhan utama, termasuk Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Perak. Ke depan, sistem ini akan diperluas ke seluruh terminal yang dikelola Pelindo guna menciptakan standar operasional yang seragam di seluruh Indonesia.

Dengan adanya STID, diharapkan arus logistik semakin lancar, biaya operasional lebih efisien, serta transparansi di sektor transportasi barang semakin meningkat.

Baca Juga: Freeport Resmi Punya Izin Ekspor Selama 6 Bulan, Simak Penjelasannya!