pajak
freepik.com

Persiapan untuk Audit Pajak

Posted on

Audit pajak mungkin terdengar menakutkan, tetapi jika Anda telah bersikap etis dan jujur dalam metode akuntansi Anda, tidak perlu khawatir. Namun, persiapan yang matang akan memastikan audit berjalan lancar. Berbagai jenis audit memerlukan metode persiapan yang berbeda.

1. Tinjau Kembali Pengembalian Pajak Anda

Sebelum menghadapi audit, tinjau kembali pengembalian pajak yang sedang diaudit. Pastikan Anda dapat menjelaskan bagaimana Anda atau penyiap pajak Anda menghitung angka-angka dalam pengembalian saat masuk ke dalam audit. Jika ada ketidakpahaman atau pertanyaan, hubungi penyiap pajak Anda sebelum audit untuk klarifikasi yang diperlukan.

2. Organisir Catatan Pajak

Menyusun catatan yang digunakan untuk menyusun pengembalian pajak setiap tahun adalah cara yang baik untuk menjaga akuntansi yang tepat sebelum audit. Jika Anda belum menyusun catatan sesuai dengan tahunnya, sekarang saatnya untuk melakukannya. Pastikan orang yang melakukan audit memiliki akses ke semua catatan yang digunakan untuk menyusun pengembalian pajak. Organisasi yang baik tidak hanya membuat audit cepat dan mudah, tetapi juga memberikan kredibilitas pada Anda, membuat auditor lebih fleksibel jika ada masalah kecil selama audit.

3. Persiapkan Dokumentasi yang Dibutuhkan

Pemberitahuan audit seharusnya memberi tahu Anda dokumen apa yang diinginkan oleh auditor selama audit. Biasanya, auditor ingin melihat rekening bank, cek pendapatan yang dicancel, kwitansi pengeluaran, dan catatan keuangan Anda. Meskipun bisnis kecil tidak diwajibkan untuk menjaga set formal catatan keuangan seperti jurnal dan buku besar, auditor mungkin meminta melihat catatan keuangan yang Anda miliki, serta sistem pembukuan Anda selama audit.

4. Bawa Dokumen Pendukung

Jika Anda tidak memiliki set formal catatan keuangan dan kehilangan beberapa kwitansi, bawa buku janji, log layanan, dan catatan harian Anda ke audit. Dokumentasi ini akan mendukung pengeluaran untuk pengurangan tanpa kwitansi, asalkan dapat dibuktikan wajar berdasarkan informasi dalam catatan pribadi Anda.

5. Catatan Penggunaan Properti

Jika Anda memiliki bisnis berbasis rumah, bawa juga log penggunaan “barang terdaftar” ke audit. Ini mencakup segala sesuatu yang Anda gunakan untuk kebutuhan bisnis dan rumah. Log penggunaan menunjukkan bahwa Anda menggunakan barang-barang ini untuk keperluan bisnis, sehingga memungkinkan Anda untuk mengambil potongan pajak sebagian selama audit jika belum dilakukan sebelumnya.

6. Konsultasikan dengan Akuntan Bersertifikat

Jika Anda merasa ragu tentang informasi apa yang perlu Anda siapkan untuk audit pajak bisnis Anda, hubungi akuntan bersertifikat. Mereka dapat membantu Anda menyiapkan dan mewakili Anda kepada perwakilan audit.

Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat menghadapi audit pajak dengan keyakinan dan memastikan kelancaran prosesnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *