LINTASKONTAINER.CO.ID — Penggemar astronomi bersiaplah! Hujan meteor Lyrid yang terkenal indah akan kembali menghiasi langit malam Indonesia pada April 2026. Puncaknya diprediksi terjadi pada pertengahan bulan ini dengan jumlah meteor hingga 20 per jam.
Jadwal Hujan Meteor Lyrid 2026
Berikut jadwal lengkapnya:
- Mulai aktif : 16 April 2026
- Puncak hujan meteor : 21–22 April 2026 (dini hari)
- Berakhir : 25 April 2026

BACA JUGA
Permintaan Logistik Farmasi Meningkat Tajam di Tengah Gejolak Perang Timur Tengah
Waktu terbaik mengamati adalah antara pukul 23.00 WIB hingga menjelang Subuh pada 21 dan 22 April. Saat itu, langit akan gelap dan bulan sedang tipis sehingga meteor lebih mudah terlihat.
Apa yang Spesial dari Hujan Meteor Lyrid?
Hujan meteor Lyrid berasal dari puing-puing Komet Thatcher yang mengorbit Matahari setiap 415 tahun. Tahun ini, kondisi langit diperkirakan cukup baik karena bulan sedang menuju fase Bulan Baru, sehingga cahaya bulan tidak terlalu mengganggu pengamatan.
Di Indonesia, hujan meteor ini dapat diamati dari hampir seluruh wilayah, terutama di daerah dengan langit gelap seperti pegunungan, pantai, atau pedesaan jauh dari polusi cahaya kota besar.
BACA JUGA
Pemilik Mobil MBG yang Viral Dipakai Wisata, Simak Fakta Lengkapnya!
Tips Mengamati Hujan Meteor Lyrid
- Pilih tempat dengan langit terbuka dan minim cahaya kota
- Hindari penggunaan ponsel atau senter terang
- Bawa alas tidur atau kursi santai karena pengamatan memakan waktu
- Datang mulai pukul 22.00 WIB untuk menunggu puncak
- Amati arah rasi bintang Lyra (arah utara-timur laut)
Hujan meteor Lyrid 2026 menjadi salah satu fenomena langit paling ditunggu di bulan April. Dengan kondisi langit yang mendukung, masyarakat Indonesia berkesempatan menyaksikan pertunjukan alam yang indah ini secara gratis.











