Jabodetabek

Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Sistem WFA Pemprov Jawa Barat Bisa Menghemat BBM 50%

3
×

Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Sistem WFA Pemprov Jawa Barat Bisa Menghemat BBM 50%

Share this article
Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Sistem WFA Pemprov Jawa Barat
Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Sistem WFA Pemprov Jawa Barat

Lintaskontainer.co.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengklaim bahwa penerapan sistem Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Pemprov Jabar dapat menghemat bahan bakar minyak (BBM) hingga 50 persen.

Dedi Mulyadi: WFA Hemat BBM dan Waktu

Dedi Mulyadi menyampaikan hal tersebut saat membuka rapat evaluasi kinerja ASN Pemprov Jabar di Bandung, Senin (30/3/2026). Menurutnya, sistem WFA yang diterapkan sejak awal tahun ini berhasil mengurangi perjalanan dinas dan perjalanan rutin pegawai ke kantor.

Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Sistem WFA Pemprov Jawa Barat
Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Sistem WFA Pemprov Jawa Barat
BACA JUGA

Hasil Moto3 Amerika Serikat: Guido Pini Juara, Veda Ega Gagal Finis

“Dengan WFA, kita bisa hemat BBM sampai 50 persen. Pegawai tidak perlu datang ke kantor setiap hari, cukup hadir sesuai jadwal dan kebutuhan,” ujar Dedi Mulyadi.

Manfaat Lain dari Kebijakan WFA

Selain penghematan BBM, Gubernur Dedi menyebut kebijakan ini juga mengurangi kemacetan di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya. Selain itu, efisiensi anggaran belanja operasional kantor juga semakin terjaga.

“ASN tetap produktif, tapi kita lebih hemat. Ini bagian dari reformasi birokrasi yang kita lakukan,” tambahnya.

Pemprov Jabar menerapkan sistem hybrid, di mana sebagian pegawai bekerja dari rumah atau lokasi lain sesuai target kinerja yang telah ditentukan. Monitoring dilakukan melalui aplikasi internal dan laporan digital.

BACA JUGA

Pramono Ikuti Pusat soal WFH ASN di DKI, Simak Penjelasannya!

Respons ASN dan Tantangan

Sebagian besar ASN menyambut positif kebijakan ini karena lebih fleksibel. Namun, ada juga tantangan seperti pengawasan kinerja dan kualitas pelayanan publik yang harus tetap dijaga.

Dedi Mulyadi memastikan bahwa pelayanan publik tidak boleh terganggu. Setiap dinas wajib menyusun jadwal WFA yang tepat agar masyarakat tetap terlayani dengan baik.

Klaim Gubernur Dedi Mulyadi tentang penghematan BBM hingga 50 persen melalui sistem WFA menjadi perhatian banyak pihak. Jika terbukti efektif, kebijakan ini berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Pemprov Jabar akan terus mengevaluasi pelaksanaan WFA agar hasilnya semakin optimal. Sumber Terpercaya: https://lintaskontainer.co.id/