LogistikPeti Kemas

2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Ini Penjelasannya!

1
×

2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Ini Penjelasannya!

Share this article
2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz
2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

Lintaskontainer.co.id, Jakarta, 6 Maret 2026 – Dua kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) dilaporkan tertahan di Selat Hormuz sejak akhir Februari 2026. Kejadian ini memicu kekhawatiran pasokan minyak mentah dan BBM nasional. Berikut kronologi, penyebab, serta respons pemerintah terkini.

Menurut laporan internal Pertamina dan Kementerian ESDM, kedua tanker tersebut KM Pertamina Pride dan KM Pertamina Pride II mengangkut minyak mentah dari pelabuhan di Timur Tengah menuju kilang Balikpapan dan Cilacap.

2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz
2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz
Baca Juga

Ini Cara Mudah dan Cepat Download MP3 TikTok di SnapTik

Kedua kapal dilaporkan “ditahan sementara” oleh otoritas maritim Iran dengan alasan pemeriksaan dokumen dan kepatuhan terhadap sanksi internasional. Hingga 6 Maret 2026, kapal masih berada di lokasi tersebut tanpa kejelasan waktu pelepasan.

Pemerintah Iran menyatakan penahanan dilakukan karena:

  • Diduga adanya ketidaksesuaian dokumen asal muasal minyak (provenance)
  • Pemeriksaan kepatuhan terhadap embargo minyak yang diberlakukan beberapa negara Barat
  • Rutin inspeksi kapal tanker yang melintas Selat Hormuz sejak eskalasi ketegangan regional

Kedua kapal membawa minyak mentah Arab Saudi dan Irak yang dibeli melalui kontrak resmi Pertamina. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa muatan tersebut legal dan tidak melanggar sanksi internasional.

Baca Juga

Niat Mandi Wajib yang Benar: Simak Tata Cara Lengkap!

Kementerian Luar Negeri dan Kementerian ESDM telah melakukan komunikasi intensif dengan otoritas Iran. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan:

“Kami terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Teheran dan pihak Iran untuk mempercepat proses clearance. Prioritas utama adalah keselamatan ABK dan kelancaran pasokan energi nasional.”

Pertamina menjamin stok BBM nasional aman hingga akhir Maret 2026 meskipun ada keterlambatan kedatangan dua tanker tersebut. Cadangan minyak mentah di kilang dan floating storage masih mencukupi.

Dua kapal tanker Pertamina tertahan di Selat Hormuz karena pemeriksaan dokumen oleh otoritas Iran. Pemerintah RI terus berupaya mempercepat proses pelepasan. Stok BBM nasional dipastikan aman, dan masyarakat diimbau tetap tenang sambil menunggu perkembangan resmi. Pantau terus informasi dari Kementerian ESDM dan Pertamina.

Baca Juga: Link Aplikasi Live Bar Bar Terbaru, Simak Cara Download Aman di Sini!