Lintaskontainer.co.id, Jakarta, 18 Januari 2026 – Update banjir Jakarta hari ini menunjukkan kondisi masih kritis akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi. Hingga pukul 14.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir merendam 48 RT dan 29 ruas jalan di berbagai wilayah.
Selain itu, ratusan warga terpaksa mengungsi sementara. Oleh karena itu, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan dan hujan susulan.

Baca Juga
Makna Lagu Back to Friends – Sombr: Arti Lirik dan Kisah Emosional di Baliknya
Penyebab Utama Banjir Hari Ini
Pertama-tama, curah hujan ekstrem menjadi pemicu utama. Data BMKG mencatat hujan sangat lebat hingga ekstrem (>150 mm/hari) di beberapa titik seperti Ancol, Kelapa Gading, Waduk Sunter Utara, dan Pinangsia. Selanjutnya, hujan persisten ini melebihi kapasitas drainase dan sungai, ditambah banjir kiriman dari hulu serta rob di pesisir utara. Akibatnya, genangan air mencapai 15-90 cm di titik-titik rawan.
Wilayah dan Titik Terdampak Terparah
Banjir paling parah terjadi di Jakarta Utara, Barat, dan Timur. Di Jakarta Barat, Kelurahan Kedaung Kali Angke (8 RT, 45-60 cm), Tegal Alur (4 RT, 30-40 cm), dan Jelambar (1 RT, 25 cm) terendam dalam. Di Jakarta Utara, Kelapa Gading (Boulevard Barat, Karang Bolong Raya hingga 70 cm) dan Ancol-Pademangan menjadi sorotan. Selain itu, Jakarta Timur seperti Rawa Terate (40-60 cm) dan Jakarta Pusat (Kebon Kosong, Cempaka Putih) juga terdampak.
Ruas jalan utama yang masih tergenang meliputi Jl. Karang Bolong Raya, Jl. Boulevard Barat, Jl. Raya Cilincing, Jl. Muara Baru, Jl. Gunung Sahari Utara, hingga Tol Sedyatmo (GT Pluit). Bahkan, rel KRL Tanjung Priok terganggu karena banjir, menyebabkan perjalanan dihentikan sementara.
Baca Juga
Lirik Lagu Something About You – Arti, Makna, dan Penjelasan Lengkap
Evakuasi dan Penanganan Darurat
BPBD mencatat ratusan warga mengungsi, termasuk 388 orang di Jakarta Barat (Kamal, Cengkareng Timur, Kedaung Kali Angke), 201 di Kelapa Gading Utara, dan 43 lainnya di berbagai titik. Mereka ditampung di masjid, musala, RPTRA, dan gardu warga. Selain itu, Pemprov DKI mengerahkan 1.200 pompa, personel gabungan dari Dinas SDA, Bina Marga, Gulkarmat, serta TNI-Polri untuk penyedotan dan monitoring. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bersama BMKG dan TNI AU juga berlangsung hingga 20 Januari untuk mengurangi intensitas hujan.
Waduk Pluit berstatus bahaya, sementara Bendung Katulampa Siaga 2. BPBD menargetkan genangan surut cepat dengan memastikan tali air berfungsi optimal. Jika darurat, hubungi Jakarta Siaga 112 (gratis, 24 jam).
Kesimpulannya, update banjir Jakarta hari ini dipicu hujan ekstrem dan infrastruktur yang belum optimal. Pantau terus info resmi BPBD DKI dan BMKG hindari daerah rawan, siapkan evakuasi jika perlu. Semoga kondisi cepat normal!
Baca Juga: Viral 2 Pria Masturbasi di Bus TransJakarta, Simak Fakta Lengkapnya!











