Jabodetabek

Contoh Kalimat Majemuk yang Mudah Dipahami: Panduan Lengkap 2026

7
×

Contoh Kalimat Majemuk yang Mudah Dipahami: Panduan Lengkap 2026

Share this article
Contoh Kalimat Majemuk yang Mudah Dipahami: Panduan Lengkap 2026
Contoh Kalimat Majemuk yang Mudah Dipahami: Panduan Lengkap 2026

Lintaskontainer.co.id – Kalimat majemuk sering muncul di ujian bahasa Indonesia, karangan, atau bahkan caption medsos. Tapi banyak yang masih bingung membedakan jenisnya. Yuk simak penjelasan singkat plus puluhan contoh kalimat majemuk terbaru yang mudah dipahami!

Apa Itu Kalimat Majemuk?

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih yang saling berhubungan. Berbeda dengan kalimat tunggal yang hanya punya satu klausa. Kata penghubung (konjungsi) seperti “dan”, “atau”, “tetapi”, “karena”, “sehingga”, “walaupun” biasanya jadi penanda.

Contoh Kalimat Majemuk yang Mudah Dipahami: Panduan Lengkap 2026
Contoh Kalimat Majemuk yang Mudah Dipahami: Panduan Lengkap 2026
Baca Juga

Akhirnya Google Izinkan Pengguna Gmail Ganti Alamat Email, Ini Cara Lengkapnya!

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk & Contohnya

1. Kalimat Majemuk Setara

Kedua klausa sederajat, bisa berdiri sendiri. Kata penghubung: dan, atau, tetapi, melainkan, serta, serta, maupun.

Contoh:

  • Aku ingin liburan ke Bali, tetapi dompetku sedang tipis.
  • Kakak belajar malam hari, sedangkan adik tidur lebih awal.
  • Kita bisa menang atau kalah, yang penting kita sudah berusaha maksimal.
  • Hujan deras mengguyur sejak pagi, sehingga banjir melanda jalan raya.
  • Dia pintar sekaligus rajin, makanya selalu juara kelas.

2. Kalimat Majemuk Bertingkat

Satu klausa utama, satu atau lebih klausa bawahan (subordinat). Kata penghubung: karena, agar, supaya, jika, bila, walaupun, sejak, sebelum, sesudah, sehingga, sampai, demi.

Contoh:

  • Aku belajar keras agar bisa lulus ujian dengan nilai bagus.
  • Walaupun hujan deras, kami tetap berangkat ke sekolah.
  • Jika kamu telat lagi, guru akan marah besar.
  • Ibu memasak nasi goreng karena ayah pulang malam.
  • Anak itu menangis sampai suaranya serak.
Baca Juga

Santet Segoro Pitu: Misteri dan Fenomena yang Kembali Viral

3. Kalimat Majemuk Campuran

Menggabungkan setara dan bertingkat (minimal tiga klausa).

Contoh:

  • Aku ingin pergi ke pantai, tetapi hujan deras, sehingga rencana batal.
  • Kakak membeli buku baru, sedangkan adik meminjam dari perpustakaan agar hemat.
  • Kami berangkat pagi-pagi, walaupun dingin, karena ingin dapat tempat duduk terbaik.
  • Dia pintar, rajin, dan sopan, makanya semua guru menyukainya.

4. Kalimat Majemuk Perbandingan

Membandingkan dua hal. Kata penghubung: lebih…daripada, se…se, semakin…semakin, seolah-olah.

Contoh:

  • Lebih baik diam daripada bicara tanpa pikir panjang.
  • Semakin tinggi pohon, semakin besar bahayanya kalau roboh.
  • Dia berlari secepat kilat seolah-olah dikejar hantu.
  • Harganya lebih mahal daripada yang aku bayangkan.

Tips Membuat Kalimat Majemuk yang Baik

  • Gunakan konjungsi yang tepat sesuai hubungan antar klausa.
  • Jangan terlalu panjang agar mudah dipahami pembaca.
  • Perhatikan tanda baca: koma sebelum konjungsi setara, tidak perlu sebelum “dan” kalau subjek sama.
  • Latih dengan menggabungkan kalimat tunggal menjadi majemuk.

Kalimat majemuk membuat tulisan lebih variatif dan ekspresif. Dengan memahami jenis-jenisnya plus contoh di atas, kamu bisa menulis lebih lancar baik untuk tugas sekolah, cerpen, atau caption Instagram.

Baca Juga: Link Download Logo Resmi HUT RI Ke-80, Simak Penjelasannya!