Lintaskontainer.co.id, Surabaya, 29 November 2025 – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pertahankan dominasi di Pelabuhan Tanjung Perak. Oleh karena itu, TPS kuasai 83% pangsa pasar peti kemas internasional.
Pertama-tama, pertumbuhan arus peti kemas internasional capai 3,02% Januari-Juli 2025 dibanding periode sama tahun lalu. Akibatnya, volume total 1,03 juta TEUs.

Baca Juga
Heboh! Kontainer Udang Tercemar Radioaktif Cs-137 Tiba Tanjung Perak Akhir Oktober 2025
Selanjutnya, Sekretaris Perusahaan TPS Erika Asih Palupi sebut kinerja positif dorong ekspor. Dengan demikian, ekspor naik 4,61% jadi 428.533 TEUs. Sementara itu, impor 765 ribu TEUs, domestik 4,2 juta TEUs tumbuh 4,86%. Karena itu, produktivitas bongkar muat 52 box/ship/hour, melebihi standar KSOP Tanjung Perak 48 box/ship/hour.
Kedua, Juli 2025 volume 139.618 TEUs naik 2,69% dari Juni. Oleh sebab itu, internasional 133.709 TEUs, domestik 5.909 TEUs. Selain itu, TPS terapkan gate automation, fumigasi, rel kereta api, dan pemindai petikemas. Berikutnya, integrasi INSW sambung pelayaran, Bea Cukai, Karantina.
Baca Juga
TPS Surabaya Raih Prestasi Luar Biasa di 2025!
Di sisi lain, TPS anak usaha Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) fokus transformasi berkelanjutan. Akibatnya, dukung Festival Ekspor Jatim 2025, resmikan 72 Desa Devisa baru. Sementara itu, total Desa Devisa Jatim 293 desa. Dengan kata lain, sinergi TPS-UMM kuatkan akuntansi ESG industri logistik.
Selanjutnya, TPS targetkan peningkatan volume 2025. Oleh sebab itu, dermaga internasional 1.000 m, domestik 450 m, 12 e-CC tingkatkan efisiensi. Akibatnya, daya saing ekspor Jatim global naik.
Akhirnya, TPS bukti logistik Indonesia maju. Dengan demikian, pertumbuhan ekspor berkelanjutan. Pantau update TPS untuk info terbaru!
Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Sambut Layanan Baru di Agustus 2025











